My Thoughts

Random Thought on Chasing Wealth

“I wish everyone could get rich and famous and everything they ever dreamed of so they can see that’s not the answer.” Jim Carrey

Why did Jim Carrey say that?

—————————————————————-

You will almost always fails a leap of faith

You will almost always fails a leap of faith… if you think the leap will be like this

Leap of faith mis

Leap of faith is not that short, in fact leap of faith is something like this:

Leap of faith new_01

————————————————————–

Have a destination, but embrace the journey

I just found something interesting in zenpencils.com. It is a poem I read a few years back, but now they made a comic out of it. Worth reading.

this is the link to original website : http://zenpencils.com/comic/131-c-p-cavafy-ithaka/

—————————————————————-

Esensi Kepercayaan

Nah, pas gw lewat jalan itu, macetnya parah banget. Tapi karena gw ga nyetir, akhirnya gw maen game di HP. Ketika gw maen game, kadang sempet ngelirik2 depan, belakang, kanan (arah berlawanan), isinya container semua. Satu perasaan yang muncul, SEREM BANGET.

Tapi then perasaan serem itu tak bertahan lama, karena gw percaya sama kakak gw si penyetir, bahwa dia tetap akan membawa mobil ini selamat sampai ke tujuan.

—————————————————————-

Lifeline Nonlinearity

Kadang saat awal permainan, saya sudah menabrak begitu macam halangan, mulai dari nabrak pohon, rumah, binatang, mobil lain. Wah rasanya pengen restart aja. Pikiran saya, awalnya aja begini, apalagi akhirnya. Sering saya restart jika sudah bgitu. “Hoki game kali ini pasti jelek”, begitu pikiran saya…

—————————————————————-

Random Thought – remote mobil yang membutuhkan ekpresi

Saya mempunyai Honda Jazz yang sudah berumur delapan tahun di rumah. Mobil itu saya pakai pada awal kuliah, dan akhir2  ini saya pakai kembali setelah sempat bertukar mobil lain. Selayaknya mobil, kuncinya menggunakan remote sehingga memudahkan pengendaranya.

Nah, remote mobil saya ini umurnya sudah setua mobilnya, sehingga mulai rusak sana sini. Tapi ada satu kerusakan yang unik, yaitu tombol lock/unlock nya udah rusak sehingga agak susah ditekan. Ditekan berkali-kali belum tentu mobil saya kekunci / kebuka…

—————————————————————-

Inefisiensi Pasar Tempat Duduk

Seperti kebanyakan umat Katolik pada umumnya, pada hari minggu kemaren gw dateng ke gereja. Gw waktu itu dateng telat (ups), dan langsung menuju lantai dua gereja karena lantai satunya “pasti” sudah penuh. Plus ga enak kalo mondar mandir di lantai 1 nyari tempat duduk, ga enak diliat pasturnya (hehe). Nah gw menemukan hal yang menarik ketika gw masuk ke lantai 2…

—————————————————————-

Maybe, Life is like All-You-Can-Eat Restaurant

Mungkin sebenernya hidup ini kaya restoran all you can eat kali yah. Kita bayar sebuah harga, and then kita boleh makan sepuasnya. Sama kaya manusia, asal kita berani bayar “harganya” (baca: usaha), kita bisa memperoleh semua yang ada di dunia ini.

—————————————————————-

Passion is… Well, I Don’t Know

Indonesia sekarang mulai mengadopsi “American Dream”, yang katanya kita bisa menjadi apa saja selama kita punya kemauan dan usaha yang keras, yang disertai dengan PASSION. Kata orang, PASSION adalah sebuah pekerjaan yang kita cinta mengerjakannya. Katanya, PASSION adalah sesuatu yang membuat kita bersemangat setiap hari, yang kita suka mengerjakannya sehingga kita selalu mencurahkan segala energi dan perhatian ke dalamnya, dimana kita mengejar ‘perfection’, dan pada akhirnya bahkan kita pun bersedia melakukannya tanpa dibayar. Kata orang, dengan passion, kita menjadi “terbaik”, sehingga apapun yang kita hasilkan menjadi baik.

I used to believe this, but I started to think again, is it true? is american dream true? What is passion?

—————————————————————-

Keuntungan Jadi Gendut

Beberapa tahun lalu gw pernah mencoba nge-list apa aja sih keuntungan jadi gendut. Yah, kira2 mencoba melihat sisi lain lah. List itu dulu sekali pernah gw bawakan untuk speech di sebuah klub latihan bahasa ingrris, tapi gw cari2 catetan nya kok udah ga ada. Jadi sekarang gw mau iseng2 aja nge-list ulang…

—————————————————————-

Unexpected Lesson from Unexpected Person

Ketika sedang dalam perjalanan ke penang, saya bertemu dengan seorang Ibu yang spesial. Saya percaya pertemuan kami bukan kebetulan, melainkan adalah sesuatu yang sudah di atur dalam lembaran kehidupan yang bahkan belum saya jalani saat itu…

—————————————————————-

At Least I Die Trying

Saya adalah seorang yang suka inspirasi. Saya sangat suka cerita-cerita orang hebat, bagaimana mereka dulu susah, tapi sekarang hidupnya berubah total. Atau cerita mengenai bagaimana mereka mengambil resiko dengan berani, yang akhirnya nasib yang awalnya selalu mengkhianati mereka berubah berpihak kepada mereka. Saya bisa ber jam-jam baca cerita-cerita demikian sampai kepala jadi pusing.

Karena terlalu banyak membaca cerita tersebut, saya jadi percaya bahwa jika kita berusaha cukup keras, pasti kita akan berhasil. Percaya 100%.

Tapi belakangan ini, saya jadi berpikir, apa iya pasti 100% berhasil?

—————————————————————-

Money, Overweighted

Saya belajar banyak hal selama di perusahaan saya yang lama, McKinsey. Tapi andaikan saja saya hanya boleh memilih satu hal untuk saya pelajari, maka hal yang akan saya ceritakan ini yang akan saya pilih, dimana pandangan saya tentang uang yang sudah saya pegang selama kurang lebih 7 tahun akan berubah…

—————————————————————-

Two roads diverged in a wood

~ Two roads diverged in a wood, and I –

I took the one less traveled by,

And that has made all the difference ~

So, ini lah hari besar yang menentukan masa depan saya…

—————————————————————-

Source of Unhappiness

2011 adalah tahun yang unik. Di sini adalah tahun yang penuh dengan perubahan. As my friend put it, that was the year of the “first”, first degree, first job, first salary, etc…

—————————————————————-

The Smiling Beggar

Dalam perjalan pulang dari kota tua, saya terhenti oleh sebuah lampu merah. Di situ saya menemukan hal yang tidak biasa…

—————————————————————-

Judge, and you will be judged

McKinsey adalah sebuah perusaaan besar dengan standar yang sangat tinggi atas segala yang dikerjakannya (setidaknya begitulah menurut gw). Hari-hari awal gw mulai bekerja adalah hari yang sangat sulit dan bikin stress (well sampai sekarang masih sih sebenernya), karena apa? Karena somehow gw merasa apa yang gw kerjain selalu salah dan kurang bagus. I feel like I am like square-peg in the round-hole…

—————————————————————-

Connecting My Dots

Sekarang, saya lulus setelah berkuliah selama empat tahun. Saya jadi bernostalgia dan merenung bertanya, “What are my dots and how did they connect each other?”. Saya menemukan bahwa semuanya terjalin begitu rapi dan indah…

This writing is a tribute to God the Grand Designer of my life; Everyone whose name (or role) is mentioned in this writing, the credit is yours; For everyone I know but not mentioned in this writing, I can’t thank you one by one, but you need to know that you are also part of my life, who influence every decision i made throughout my high school and campus life.

—————————————————————-

Is Giving really a Loss?

Memberi uang mungkin sudah biasa, dan mungkin cukup ringan bagi kebanyakan dari kita untuk melakukannya. Namun demikian, ada jenis memberi yang lebih sulit dari sekedar memberi uang. Di FEUI, menurut pengalaman gw yang paling berat adalah memberi (berbagi) informasi dan pengetahuan. Pasti ada dari kita yang pernah menyembunyikan informasi lomba karena tidak mau banyak saingan. Pasti ada dari kita yang tidak mau berbagi informasi tentang pekerjaan ketika kita juga ikut apply, alasannya sama: takut nambah saingan. Atau enggan mengajarkan (memberi imlu) teman, takut kalah nanti sama yang diajar, baik dalam lomba maupun dalam mendapatkan pekerjaan…

—————————————————————-

My Giant Leaps – personal experiences about the power of belief, hard work, and prayer

Saya memang sejak dulu ingin berkarir di McKinsey. Tapi sepertinya saya ga comparable deh kalo dibanding alumni-alumni yang masuk kesana. I am not a shiny people in FEUI…

—————————————————————-

Between Me and Them, Facts and Stories

Apakah anda adalah pernah nge-judge diri sendiri berdasarkan omongan orang lain tentang anda? Pernah ga anda menyalahkan diri sendiri ketika ada orang lain yang omong buruk tentang anda, dan anda menganggap omongan buruk orang lain tersebut sebagai kebenaran?

Nah, sebelum buru-buru nge-judge diri sendiri, mungkin anda perlu merenung dulu sebentar. Ini mengantarkan saya kepada kisah pengalaman saya dengan Transjakarta…

—————————————————————-

Failures and Its Compelling Beauty

Cerita ini dibuat untuk orang-orang yang sedang mengalami kegagalan di luar sana, yang sudah gagal dan ingin menatap keindahan kegagalan di masa lalu, maupun sebagai persiapan menghadapi kegagalan di masa depan.

Saya hendak menceritakan pengalaman saya dengan seorang teman. Inti tulisan ini adalah pada pengalaman yang saya alami, bukan subjek maupun objek dari cerita ini. Jadi, sangat indah dan menenangkan kalau ketika membaca cerita ini anda tidak mencari-cari tahu siapakah “dia” yang saya maksud dalam cerita ini…

—————————————————————-

Get Rid of Envy Now!

Apa yang anda rasakan ketika anda mendengar kabar bahwa teman anda baru saja menjuarai kompetisi internasional atau kompetisi bergengsi lainnya? biasanya perasaan terbagi menjadi 2 kutub yang sangat berlawanan, yaitu

1. perasaan turut bahagia

2. namun ada pula perasaan sebel kenapa sih bukan kita yang menang, perasaan iri kenapa orang lain hebat banget sedangkan kayanya kita (merasa) ga pernah menang apa-apa.

—————————————————————-

Lesson about Endurance from 2 KM run

Anda tahu Treadmill? Mesin yang dapat membuat orang berjalan atau berlari di tempat digunakan untuk mengolah raga. Beberapa dari anda bahkan mungkin pengguna aktif, baik di rumah maupun di tempat gym.

Nah kebetulan saya juga punya mesin tersebut di rumah dan beberapa kali dalam seminggu saya menggunakannya untuk berlari. Setiap berlari saya memiliki target jarak yaitu dua kilometer yang biasa saya selesaikan selama kurang lebih 20 menit. Ada pengalaman menarik yang terjadi setiap kali saya menggunakan mesin ini, dan pengalaman sepanjang 2 km itulah yang hendak saya bagikan sekarang…

—————————————————————-

The Journey of Mind(5): Menghidupkan kembali api kehangatan dalam hati setiap orang dengan menyapa

Sekarang, hampir semua orang memberikan salam lewat blackberry messenger (atau sms). dan kalau anda perhatikan (terutama bagi pemegang BB), hampir setiap orang mengirim ucapan natal dan taun baru dengan sistem “broadcast message”…

—————————————————————-

The Journey of Mind(4): Redefining Success

So, gw adalah mahasiswa UI, dan lingkungan pergaulan gw didominasi oleh orang2 yang achiever, atau bahkan super achiever (catatan: tentunya sebelum join JGTC hahaha). temen2 gw adalah orang2 yang haus akan prestasi, berambisi untuk mengisi CV nya dengan segudang piala. mereka selalu melahap baik lomba kecil maupun lomba besar bertaraf internasional. Dalam pikiran gw waktu itu (again, ini konteksnya sebelum gw JGTC lho haha), begitulah memang cara satu2 nya untuk menjadi “orang” di UI, menjadi mahasiswa yang terpandang, yang tidak dianggap sebelah mata, dengan kata lain, itulah jalan menuju sukses. sukses menjadi mahasiswa yang “great”, dan otomatis bisa dapet kerjaan lebih baik, dan keuntungan2 lainnya, pokoknya kalau gw uda punya seabrek prestasi, ya gw sukses…

—————————————————————-

Something Noteworthy about Jazz Goes to Campus (JGTC)

“Kalau emang jalan gw di JGTC, Roh Kudus HARUS BEKERJA LEBIH KERAS ini….”

—————————————————————-

The Journey of Mind(3): Mental Bobrok

Saya merasa kasian sama presiden kita. mengapa? karena setiap elemen bangsa ini melakukan kesalahan (apalagi yang terkait bobroknya mental) selalu dia yang disalahkan. Dibilang mental korupsi lah, gagal memenuhi janji lah, harus bersih lah, dan masih banyak lah lah lah yang lain.

Tulisan ini bukan untuk membela sang presiden, melainkan hanya untuk mengajak pengkritik2 aktif ini introspeksi diri…

—————————————————————-

Spiritual Journey

Well, something just got into my mind about atheism. Ada never ending debate antara kelompok orang-orang yang percaya kepada Tuhan (umumnya monotheis – percaya satu Tuhan) dan kaum atheis. Mereka berdebat satu sama lain berusaha meyakinkan kelompok lawan untuk menerima pendapatnya. Sudah lama gw penasaran dan ingin tahu apakah kelompok monotheis pada akhirnya bisa meyakinkan kelompok atheis, atau sebaliknya. Setelah gw pikir2, tidak akan pernah ada jawabannya. Tidak akan pernah satu kelompok berhasil meyakinkan kelompok lainnya, mengapa?

—————————————————————-

The Journey of Mind(2) : How to make your generosity more valuable

Pernah ga sih lu berbuat baik sama orang, tapi ternyata orang itu ga menghargai perbuatan baik lu? menghargai disini bukan hanya in terms of mengucapkan terima kasih di mulut, tapi bener2 merasa terbantu (di hati mereka) atas bantuan yang lu berikan.

—————————————————————-
The Journey of Mind: Labyrinth

Hidupku seperti labirin. Setiap labirin mempunyai satu pintu keluar, begitulah juga aku mempunyai tujuan akhir hidupku. Namun demikian, aku tidak tahu ke arah mana aku harus melangkah di percabangan berikutnya untuk sampai ke tujuanku, untuk sampai kepada pintu keluar. Aku punya tujuan, tapi aku hilang arah…

—————————————————————-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s