The Journey of Mind(5): Menghidupkan kembali api kehangatan dalam hati setiap orang dengan menyapa

Dalam setiap akhir tahun, terdapat dua perayaan besar kemanusiaan dimana yang satu adalah perayaan sukacita dan berbagi kebahagiaan, dia bernama natal. perayaan kedua adalah perayaan penutupan satu babak kehidupan yang berisi evaluasi dan nostalgia, dan permulaan babak baru, dimana harapan kembali muncul dengan wajah segar, dia bernama tahun baru.

Kedua perayaan ini selalu membuat manusia saling berinteraksi, memberi salam, dan memberi ucapan satu sama lain. Interaksi ini tidak lain adalah sejatinya bentuk kepedulian antar sesama manusia untuk saling memberi semangat, harapan, kehangatan, sukacita, dan kebahagiaan.

Nah, sejak dahulu kala pola komunikasi manusia sangat erat kaitannya dengan teknologi, demikian pula hubungan antar manusia yang tercipta dalam dua perayaan besar ini. pikiran saya melayang kembali ketika saya masih sd yang berarti sekitar 15 tahun yang lalu. masih ingatkah anda bagaimana teman2 anda memberikan ucapan selamat natal dan tahun baru kepada anda? lewat kartu natal, ya, kartu natal, benda yang hampir punah di jaman sekarang ini.

sekarang, hampir semua orang memberikan salam lewat blackberry messenger (atau sms). dan kalau anda perhatikan (terutama bagi pemegang BB), hampir setiap orang mengirim ucapan natal dan taun baru dengan sistem “broadcast message”, yang artinya kurang lebih mengirim pesan yang sama ke beberapa orang sekaligus. ini berlaku baik bagi pemegang BB maupun nonBB. hanya saja, pemegang BB broadcast melalui BBM sedangkan pemilik hp nonBB broadcast dengan sms. keduanya memiliki substansi yang sama, yaitu mengucapkan salam kepada orang lain dengan template yang sama persis!

Masih ingatkah perasaan kanak2 anda ketika anda menerima kartu natal? bagaimana perasaaan anda sekarang jika menerima broadcast message BBM atau template SMS yang itu2 saja? apakah ada perbedaan? Saya pribadi merasakan perbedaan yang sangat besar. perkenankan saya menjelaskan perasaan saya.

ketika menerima kartu natal, saya merasakan kebahagiaan, kenapa? karena saya tahu persis bahwa ternyata masih ada orang di dunia ini yang beberapa hari sebelum natal masih sempat menuliskan nama saya di amplop dan di pojok kiri atas kartu, masih ada orang yang mau memikirkan apa yang hendak ia ucapkan kepada saya, masih ada orang yang mau menulis ucapan salam dan selamat kepada saya padahal dia masih harus menulis banyak kartu lain yang mungkin ditujukan kepada orang yang lebih penting dr pd saya, masih ada yang memperhatikan saya, masih ada orang yang mau mengeluarkan uang tenaga waktu utk sekedar mengucap salam kepada saya. Saya merasakan kedekatan dan kehangatan, saya merasakan perhatian dan kasih.

zaman ini, ketika orang mengirimkan BBM dan sms, saya tahu orang yang mengirimkan salam kepada saya itu cuman copy paste tanpa memikirkan pesan yang ingin disampaikan supaya relevan dengan kondisi saya sekarang. saya tahu bahwa nama saya hanya terlintas di pikiran si pengirim hanya sepersekian detik saja (yaitu saat memilih contacts BBM atau sms yang akan dikirim ), saya tahu saya hanyalah sebagian kecil dari begitu banyaknya orang yang harus ia tandai untuk dikirim ucapan, saya hanyalah bagian dari statistik. saya mengerti saya hannyalah “formalitas” bagi si pengirim. Saya tidak merasakan adanya sedikitpun kedekatan dan kehangatan, maupun perhatian dan kasih.

Dewasa ini, ucapan salam dan selamat tidak lagi memiliki sentuhan yang pribadi ke hati masing-masing individu. Tujuan komunikasi dalam dua perayaan kemanusiaan ini untuk berbagi harapan, semangat, kasih, kehangatan tidak lagi tercapai. semua ini akibat pola komunikasi yang serba instan dan cepat, ditambah dengan sikap tak-mau-repot.

bukannya saya mengusulkan untuk meninggalkan sistem komunikasi yang canggih saat ini dan kembali ke masa lalu. saya hanya ingin mengajak kita semua untuk tidak melupakan sisi sentuhan pribadi dan personal ketika kita mengucapkan salam dan selamat kepada sesama. dan bottom line dari semua itu adalah : usaha! buang jauh2 sikap tak-mau repot. gimana penerapannya? berikut adalah tips2 yang dapat anda lakukan:

1. (bagi pemegang BB) jangan biarkan orang lain melihat ucapan salam dan selamat dan berwarna ungu di layar mereka. maksudnya, JGN BROADCAST. ga ada tuh prinsip one-size-fit-all disini. (bagi pengguna sms) berhenti gunakan template utk dikirim ke semua orang yang anda kenal. Jangan juga menulis status di fb atau twitter dengan maksud, sekali lagi dengan maksud memberi ucapan ke teman2. kalau maksudnya cuman biar natal atau new yearnya happening aja sih ga masalah.

2. Untuk pemanasan, masih bolehlah kita copy paste ucapan selamat, tapi tambahkan nama orang yang anda kirimkan di depan ucapan anda. jadi misalkan gini:

– Budi, Happy New Year yah! 🙂 wish all u the best for the year ahead

– Vit, Happy New Year yah! 🙂 wish all u the best for the year ahead

– Ka, Happy New Year yah! 🙂 wish all u the best for the year ahead

– Jo, Happy New Year yah! 🙂 wish all u the best for the year ahead

*maaf untuk yang merasa punya nama ya, gw jadiin contoh haha*

nah, jadi ~Happy New Year yah! 🙂 wish all u the best for the year ahead~ nya boleh di copas, tapi paling tidak panggillah mereka dengan namanya terlebih dahulu haha tentunya ini bukan versi paling balik dari sebuah ucapan selamat, tapi lumayanlah buat pemanasan dulu untuk yang udah bertahun2 broadcast doang (udah akut penyakitnya) dan susah berubah. dan tetep inget 1 : jgn broadcast. kirim satu persatu.

3. nah versi paling baik dari ucapan selamat adalah membuat kalimat yang menunjukkan kedekatan dan mengucapkan wishes yang relevan dengan kondisi saat ini. contoh:

– Bud, Happy New Year Bro! cepet sembuh ya buat ortu lu, semoga keluarga lu bisa segera kembali bersama2 di rumah dan berbahagia di awal tahun baru ini hehehe see u at campus 🙂

– Vit, Selamat tahun baruuuuuu! semoga cepet lulus ya, uda siap sidang kan? makan2 dong kita kalau uda lulus hehehe keep contact! semoga semua lancar, amin

– Happy new year ka! jadinya magang dimana? hehe *(dia reply)….* wah asikkk dong, mantap2. best of luck buat lu deh, semoga magangnya dilancarkan ya di tahun depan hehe semoga tahun  depan menjadi tahun yang baik buat lu.

*maaf ya sekali lagi yang merasa namanya gw gunakan hehehe

Nah, Pertanyaan selanjutnya, bagaimana kalau kita punya ratusan teman? ga mungkin dong kita kirimin satu2 kaya ucapan versi nomor 3 (best version) hehe satu hari juga ga cukup kalo gitu. Nah, gw mau katakan begini, paling tidak gunakan ucapan yang best version kepada orang2 yang paling anda sayangi. untuk orang2 yang tidak terlalu dekat, bolehlah kita gunakan ucapan versi kedua (versi copas tapi ngasih nama di depannya). TETEP GA BOLEH BROADCAST YA :). tapi kalau anda bisa ngasih ucapan best version ke semua orang yang anda kenal sih, wah anda superhero deh hehe

percaya deh, kalau kita mau menjalankan tips2 ini, kita akan menghidupkan kembali api kehangatan di hati tiap2 orang dan dengan begitu, kita bisa turut mengubah wajah dunia ini.

Mari kita ubah wajah dunia dengan menyalakan kembali api dalam hati setiap orang yang kita kenal 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s