Something Noteworthy about JGTC

Hi again! Gw mau share pengalaman dan apa2 aja yang gw dapet selama JGTC.

Awalnya gw masuk JGTC itu betul2 pekerjaan Tuhan. Saat itu ada dua kandidat untuk mengisi posisi Head of Internal Control yaitu gw dan seorang temen gw. Masing-masing dari kami diinterview oleh beberapa Panitia Inti (PI) yang sudah terpilih dan oleh PO. Saat diwawancara, gw bukannya memberikan strength gw tapi malah ngasih tau semua weakness gw. sebenernya sih gw mikir simple aja saat itu, “kalo lu pilih gw, lu harus siap dengan keterbatasan gw yah. jadi jgn nyesel karena gw dah bilang duluan di awal”. gw saat itu dalam kondisi ga mau janjiin apa-apa. dan gw agak yakin temen gw yang juga ditawari posisi KI pasti memberikan kelebihan dirinya (menjual diri). Jadi kondisinya adalah gw menjelek2kan diri gw dan temen gw membagus2 kan dirinya.

Menyadari hal ini, setelah wawancara gw sempet curhat sama seorang teman dalam perjalanan pulang, dan gw berkata “Kalau emang jalan gw di JGTC, Roh Kudus HARUS BEKERJA LEBIH KERAS ini….”. Logikanya : gw ga mungkin kepilih. orang apa coba yang menjelek2kan dirinya instead of menjual kebaikan dirinya.

Dan nyatanya, Roh Kudus bener2 bekerja dengan terpilihnya gw sebagai Head KI. Nyatanya juga, PO nya milih gw ga pake logika hahaha

So, once-upon-a-time started there. Divisi Kontrol Internal adalah divisi yang unik karena pekerjaannya intangible. apa maksudnya? begini penjelasannya: kalau misalkan tidak ada seksi jazz communion ya tidak akan ada roadshow atau awards atau gathering. kalau tidak ada seksi bazaar ya tidak akan ada bazaar. tapi kalau tidak ada KI, tidak apa2 bukan? ga ada acara yang hilang, ga akan ada masalah. karena itu, keinginan gw yang terbesar cuman satu, sesuai pesan Head KI sebelumnya yaitu KONTRIBUSI. Karena itulah gw mulai belajar tentang JGTC (gw tau sedikit sekali ttg JGTC sebelumnya walaupun gw staff KI tahun sebelumnya). Persepsi gw waktu itu adalah kalau mau berkontribusi secara signifikan, seseorang harus ngerti dulu acaranya. dan persepsi gw itu terbukti bener.

sebelum melanjutkan cerita, kalian harus tahu bahwa gw membagi FE itu jadi dua kelompok, yaitu dunia akademis yang orang2 yang kepanitiaanya seminar, talkshow, competition, dan sejenisnya (mereka juga pengejar IPK), dan dunia musik/OR yaitu orang2 yang kepanitiannya seputar musik dan olah raga. fyi, orang2nya berbeda banget dan jarang sekali ada orang yang masuk di dua kelompok tersebut. orang2 akademis ga pernah kepanitiaan musik atau OR dan sebaliknya.

nah gw adalah orang2 akademis, dimana kepanitiaan gw semuanya kompetisi. gw juga salah satu orang yang mengejar IPK. Jadi, kondisinya adalah saat itu gw asing banget dengan JGTC. Namun demikian, begitu gw kepilih jadi Head KI, gw merasa dekat dengan JGTC (walaupun masih asing dan ga ngerti apa2). Gw nyaman skali dengan orang-orangnya, dengan cara kerjanya, terlebih JGTC punya ruangan yang bisa gw tidurin kalo nganggur (hal yang gw cari2 selama 3 tahun di FE tapi ga dapet2. gw ga sreg ama ruangan BO BSO yang ada di FEUI, ga enak aja gitu buat ditidurin haha)

Dan gw mulai berjuang dengan PI PI yang lain mewujudkan JGTC. tentunya perjuangan ini membutuhkan banyak pengorbanan. Secara uang pasti gw rugi deh ikut JGTC. Secara waktu, gila ini JGTC 19 sks bro, sadissss. lebih parah dari kelas ekstensi. Skripsi gw jadi 4 tahun juga suka tidak suka, mau tidak mau, karena alasan JGTC. ya, salah satu alasan skripsi gw ga slese ya krn JGTC juga haha. It cost me much.

tapi kalo dibanding benefit dan pengalaman yang gw dpt dari jgtc, gw rasa pengorbanan gw adalah harga yang setimpal. di JGTC gw belajar banyak hal, terutama leadership. Gw berada dalam satu tim dimana gw adalah anggota tim (PI) yang dipimpin seorang PO, di sisi lain gw adalah Head KI dimana gw adalah pemimpin. jadi gw bisa melihat orang lain memimpin, mengambil pelajaran, dan mempraktekkannya saat itu juga. sungguh sebuah kesempatan yang langka.

Gw sekarang tahu bahwa secara relatif tidak ada pemimpin yang baik maupun pemimpin buruk. yang ada hanyalah pemimpin yang “memimpin sesuai dengan gaya yang diinginkan followernya” dan “pemimpin yang tidak sesuai dengan preferensi gaya followenya”. Singkat kata, hanya ada pemimpin yang cocok dan tidak cocok. Ini adalah pelajaran paling berharga yang gw bisa tarik.

gw juga berkesempatan mengkonfirmasi teori gw bahwa, kesuksesan dan keharmonisan sebuah tim sangat bergantung kepada karakter pemimpin. pemimpin yang good-hearted (peduli pada followernya, baik, ga licik atau jahat) relatif akan lebih berhasil, apalagi di dunia non-profit seperti kepanitiaan. seorang pemimpin yang baik HARUS (dan harga mutlak) mempunyai karakter yang BAIK dan KUAT.

Teori gw yang lain adalah bahwa pemimpin sangat mempengaruhi culture sebuah tim. “tone” dari tim akan senada dengan karakter sang pemimpin. maka dari itu, kekuatan dan kebaikan karakter seorang leader lebih penting lagi. dan teori ini terbukti benar.

Selain itu, di JGTC gw juga berkesempatan berkenalan dan bersahabat dengan orang2 dunia “musik dan OR”. hahaha lucu deh kalo kalian tahu bagaimana orang dari kedua dunia ini (akademis dan musik) saling memandang satu sama lain. gw bisa ngomong gitu karena gw ngalamin dan bersahabat dengan keduanya. satu hal yang bisa gw pastikan, kedua golongan orang-orang ini sama2 hebat.

Buat gw, JGTC adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga. gw bisa declare bahwa gw ga sia2 ada di tim JGTC. at the end of the day, tim KI juga berhasil menjawab challenge dengan menjadi berarti buat JGTC. sekarang gw bisa bilang, tanpa Kontrol Internal, JGTC ga akan sama. the intangible becomes tangible.

Kata2 yang mampu mewakili JGTC: remarkable experience, its never been a regret to join JGTC, and I Love my team (PI dan KI).

PI 33rd JGTC:

Rangga, The Dreamer

Arsila, The Lovable

Putri, The Good-Hearted Princess

Kara, The Humble

Don, The Money Maker

Gema, The Sound Master

Mitut, The Virtuoso

Aul, The Hard-worker

Tiesha, The Financial Brainpower

Afra, The Caregiver

Ratih, The Collector

and me, i chose The Companion

Elbert Ludica Toha

Head of Internal Control

33rd Jazz Goes to Campus

Unleash the Jazz Within

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s